TAUFIK YUDIANTORO

Selasa, November 6

Koperasi Surya Medika Timur

Diposting oleh Taufik Yudiantoro di 04.53 Tidak ada komentar:
Label: Koperasi Surya Medika Timur
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Moto Kehidupan

Dalam Hati harus selalu bersyukur agar hidup Terasa Makmur

Arsip Blog

  • ►  2008 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2007 (1)
    • ▼  November (1)
      • Koperasi Surya Medika Timur

Mengenai Saya

Foto saya
Taufik Yudiantoro
Saat ini di beri amanah untuk mengembangkan RS. Muhammadiyah Lamongan dan Koperasi Surya Medika Timur yang merupakan milik PWM Jatim dan beranggotakan 30 RS . Muhammadiyah & Aisyiah
Lihat profil lengkapku

Mohon Beri Komentar / Saran , Trims


Free shoutbox @ ShoutMix

Fasilitas Anggota Koperasi

Fasilitas Baru Bagi yang Aktif dalam transaksi Koperasi SMT :
1. Pembiayaan Pengadaan Instrument Medis.
2. Dukungan Program Komputer Billing dan Inventory Control Untuk RS.
3. Penyaluran Pembiayaan Pembangunan Gedung.
4. Pemberian Dana Uang Muka untuk Kontrak Pemakaian Produk Koperasi

PRODUK BARU :
USG UF-4100 FUKUDA DENZI +  Troley + Printer Sony + Stavol harga 75 Juta dengan pembayaran 12 bulan

EKG Onemad 12 Chanel + Interpretasi Automatic harga 22 juta di angsur 12 bulan

MEMPERCEPAT AKSES HASIL LABORATORIUM

MEMPERCEPAT AKSES
MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN
UNIT LABORATORIUM RUMAH SAKIT

I. PENDAHULUAN

Pada era TI saat ini yang sudah berkembang pesat maka kegiatan bisnis perlu untuk memanfaatkan guna meningkatkan kinerja dan bisa menambah kepuasan Pelanggan. Rumah sakit yang memiliki Laboratorium dapat memanfaatkan proses pemberian hasil pemeriksaan sample bahan kepada dokter bisa lebih cepat, mudah dan valid.

Perubahan proses tersebut memang harus ditunjang dengan perubahan komponen teknologi informasi yang dipakai diantaranya penambahan program software, penambahan penggunaan hardware dan pelatihan SDM. Tahapan dari perubahan proses bisnis ini harus diatur dengan baik sehingga tidak terjadi kesalah pahaman dari pelanggan yang juga menerima dampak perubahan.

Persepsi Pelanggan harus dapat kita jamin sama kualitasnya dari produk yang mulanya berbentuk tulisan kertas menjadi elektronik di computer maupun celluler. Bahkan kita harus membuktikan waktu terimanya lebih cepat dan di tempat manapun Pelanggan berada. Hal ini yang diharapkan akan menambah kepuasan Pelanggan dan berdampak pada meningkatnya permintaan.

II. MAKSUD dan TUJUAN PEMANFAATAN TI

Perkembangan TI yg begitu pesat digunakan juga untuk memperkembangkan informasi yg di hasilkan oleh bagian Laboratorium untuk tujuan meningkatkan kepuasan Pelanggannya dengan cara mempercepat informasi yg diterima dimana pun Pelanggan berada tanpa harus kehilangan kevalidan data berupa keakuratan hasil pemeriksaan.

III. KONDISI LABORAT SAAT INI
Pelayanan Laboratorium di RS saat ini melayani permintaan pemeriksaan diagnostic dari dalam RS sendiri yang berasal dari dokter-dokter yang merawat Pasien di RS.
Proses diawali dengan penulisan sejumlah jenis pemeriksaan laborat dari Pasien oleh Dokter yang merawat pada media kertas form yang telah disediakan. Kertas form tersebut telah mencantumkan jenis-jenis pemeriksaan yang bisa dilaksanakan, pemilihan dengan memberikan tanda cawang pada kotak jenis pemeriksaan. Sampel Darah pasien diambil oleh perawat yang menjadi assisten dokter. Selanjutnya menghubungi petugas Laborat untuk menginformasikan adanya permintaan pemeriksaan laborat.

Petugas Laborat mendatangi permintaan dan mengambil form tersebut dengan memeriksa sampel bahan (darah) yg akan diperiksa sudah memenuhi syarat atau belum. Jika semua sudah sesuai maka petugas laborat segera melakukan pemeriksaan sampel sesuai prosedur yang ditetapkan. Saat hasil pemeriksaan selesai maka Petugas Laborat chek hasil pemeriksaan secara saling terkait , ada yang menyimpang atau tidak. Jika semua sudah selaras maka hasil pemeriksaan ditulis pada kertas form hasil pemeriksaan dan ditandatangani oleh Kepala Laborat yang Jaga.

Hasil Pemeriksaan laboarat akan diberikan pada Pasien dan atau Dokter yang bersangkutan guna dipakai untuk melakukan terapi pada pasien secara lebih cermat. Dkeberadaan pasien atau dokter tersebut kadang cukup jauh atau jumlah nya banyak ini bias berakibat membutuhkan waktu yg juga banyak sehingga dapat memperlambat pelaksanaan terapi kepada pasien.

Secara umum dilapangan prosedur ini terlihat berjalan baik dan tidak banyak komplain yang masuk, tetapi jika kita bandingkan dengan perkembangan TI yang terjadi prosedur diatas masih dapat di perbaiki untuk meningkatkan pelayanan kepada Pelanggan.

IV. PEMANFAATAN TI PADA LAYANAN LABORATORIUM

Pelayanan Laboratorium dalam RS merupakan suatu unit kerja yang dapat dikembangkan pelayanannya ke Pelanggan diluar RS selain layanan untuk permintaan dari dalam RS itu sendiri. Dengan memanfaatkan TI yang saat ini ada maka seperti e- Commerce yaitu penggunaan TI untuk kegiatan bisnis antar dua atau lebih organisasi atau sebuah organisasi dengan satu atau lebih pelanggan akhir melalui satu atau lebih jaringan komputer. Penggunaan TI semacam ini yang dapat melayani secara electronic hubungan antara penyedia dengan konsumennya pada tempat yang berbeda.

Dengan membuat program komputer pada pelayanan Laborat maka akan dapat tercatat permintaan Dokter atas pemeriksaan Laborat apa saja dengan bahan sampel tertentu dan identitas Pasien. Setelah bahan sampel diperiksa dengan alat di Laborat maka dapat diperoleh hasil dari masing-masing jenis pemeriksaan. Hasil pemeriksaan chek hasil pemeriksaan secara saling terkait , ada yang menyimpang atau tidak. Hasil pemerikasaan tersebut di inputkan ke program komputer guna keperluan laporan hasil pada dokter pengirim permintaan.

Pemanfaatan TI untuk Laborat ini terdiri dari unsur :

1. Hardware yang terdiri dari :
a. Sistem komputer berupa CPU untuk server dan workstation
b. Monitor
c. Printer
d. Scanner
e. Celluler + Modem
f. Keyboard , Mouse
g. Kartu perdana Operator Celluler
h. Kabel, dll
2. Software yang terdiri dari :
a. Operating system windows
b. Microsort Office Acces
c. Microsoft SQL
d. Program pengolahan data kegiatan Laborat
e. Prosedur yang berhubungan dengan kegiatan Laborat antara lain :
• Prosedur penerimaan permintaan pemeriksaan Laborat dari Dokter atau Perujuk
• Prosedur pengambilan sampel bahan dari Pasien yg akan diperiksa
• Prosedur pemeriksaan sampel pada peralatan / mesin Laboratorium
• Prosedur pencatatan / entry hasil pemeriksaan sampel
• Prosedur penyampaian hasil periksa Laborat kepada Dokter atau Perujuk yang meminta.

3. Brainware / SDM terdiri dari :
a. End user / pengguna data yang terdiri dari Petugas Laborat, Dokter, Manajer Penunjang Medis, Bag. Keuangan, Konsumen
b. IS Spesialis yang terdiri dari Analis sistem, Programer pengembang, operator sistem, teknisi.

4. Data terdiri dari :
a. Data jenis pemeriksaan Laborat
b. Data identitas perujuk baik Dokter maupun Laborat luar
c. Data identitas Pasien yang diperiksa
d. Data hasil Pemeriksaan sampel Pasien
e. Data Petugas Laborat yang bekerja
f. Data pendapatan dan biaya operasional Laborat
g. Data reagent dan bahan untuk pemeriksaan

5. Jaringan terdiri dari :
a. Media komunikasi yang terdiri dari kabel twisted, Celluler
b. Infrastruktur jaringan antara lain modem, Internet exploler


Pengiriman hasil pemeriksaan Laborat ke Dokter dapat diambil beberapa alternatif sbb:
1. Pengiriman via intranet , hasil laborat dapat dilihat pada komputer dokter yg meminta pemeriksaan dengan mengakses nomor rekam medis Pasien tersebut yg menjadi tanggung jawab Dokter. Hal ini bisa dilakukan saat Dokter berada si lingkungan RS.
2. Pengiriman via SMS, hasil laborat dapat dilihat pada Celluler Dokter yg meminta pemeriksaan karena sebelumnya hasil laborat tersebut sudah di chek dan dikirimkan Petugas Laborat ke Dokter yg meminta. Hal ini bisa dilakukan saat Dokter berada dimana saja dan kapan saja tidak harus di lingkungan RS.
3. Akses langsung via SMS dokter atau Laboratorium perujuk ke no Celluler RS yang telah terhubung ke server database RS, server akan merespon sms yg diterima berupa format nomor urut layanan Laborat dari Dokter atau Laboratorium dengan memberikan jawaban hasil pemeriksaan yang telah di input oleh Petugas Laborat.

Dengan memiliki data hasil pemeriksaan secara electronic maka beberapa kemanfaatan lainnya juga didapat antara lain :
1. Data electronik mudah untuk menyimpan dan mencari serta tidak membutuhkan ruang penyimpanan sebesar data manual.
2. Pengolahan data untuk dianalisa secara kronologi atau history lebih mudah.
3. Pembuatan laporan yang berhubungan dengan pemeriksaan bisa dibuat lebih mudah dan cepat karena sudah tersedia dalam data base hasil pemeriksaan. Misalnya laporan kinerja laborat selama periode tertentu.

Dengan berbagai mancam kemanfaatan yang didapat dari penggunaan TI ini diharapkan terjadi peningkatan kinerja dan peningkatan kepuasan Pelanggan. Pelanggan dari Dokter akan lebih memilih pemeriksaan laborat di RS tersebut karena layanan bermutu cepat dan mudah untuk mendapatkan hasil pemeriksaan.

V. SARAN PEMANFAATAN TI DALAM PENGELOLAAN BISNIS.

Proses bisnis yang berjalan saat ini harus dievaluasi dengan memanfaatkan perkembangan TI yang sekarang sudah tersedia agar bisa lebih memberikan kecepatan dan kemudahan. Pemanfaatan TI tidak harus memakai yang terbaru tetapi di sesuaikan dengan kebutuhan lingkungan dan beban yang ada dalam proses bisnis tersebut. Saat kita bisa memilih pemanfaatan TI dengan baik dan lebih dahulu akan bisa menjadi pendahulu dalam memberikan nilai tambah yang bisa berarti menjadi pilihan pertama atas pemenuhan kebutuhan Pelanggan.